Showing posts with label Gunung. Show all posts
Showing posts with label Gunung. Show all posts

Wednesday, 6 May 2015

Tips Saat Bertemu Ular Saat Pendakian Gunung

01:14 No Comments


berikut ini adalah Tips Saat Bertemu Ular Saat Pendakian Gunung 

Selama ini pesan banyak orang,  untuk menghindari ular maka lokasi di sekitar kita berdiam diri ditaburi garam, tapi  sayangnya saya tidak pernah percaya tentang ajaran tersebut, bahkan belum menemukan bukti kebenarannya. Sampai saat ini saya juga belum pernah melihat ada ular kabur atau mati karena garam. Tetapi kalau melihat potongan daging ular diberi lada, garam, dan bumbu lain dalam alat penggorengan malah sering.

Ular bukan bekicot atau keong yang akan reaktif terhadap garam, seandainya kita camping disekitar tenda ditaburi garam, lalu ular mendekat dan kesakitan karena garam bukankah malah berbahaya dan akan menyerang apapun disekitarnya, termasuk yang nabur garam jika ada di situ. Sayangnya belum pernah ada yang membuktikan jika ular menghindari garam.

Saya yakin dan berdasarkan pengalaman sekitar 8 tahun hidup di pedalaman Kalimantan yang sering berurusan dengan ular, untuk mengusir ular saya menggunakan zat dengan bau pekat yang bisa dirasakan oleh ular dari kejauhan. Bau-bauan yang extrim pasti akan dihindari ular, misal kapur barus, bensin, atau parfum. Indera penciuman ular cukup tajam, dan akan menghindar jika ada aroma yang ekstrim.

Daripada anda membuang-buang garam ketika camping maka sebaiknya semprot saja parfum ke tubuh anda, maka anda akan aman dari ular, kecuali anda sengaja usik ular yang mau ganti kulit, atau membuat luka ular yang sedang berjemur, atau berpapasan dengan ular saat bulan purnama, maka anda sedang bernasib kurang beruntung dan siap-siap almarhum atau RIP. Ular akan lebih reaktif saat kawin, dan bulan purnama, untuk itu jangan cari masalah saat ketemu ular kawin atau ketemu ular saat bulan purnama.

Simpan saja garam itu untuk memasak, atau untuk melepaskan lintah yang menggigit badan anda atau untuk nakut-nakuti bekitcot dan keong. Kalau ular takut garam, harusnya di laut nggak ada ular, ular laut malah lebih berbahaya dari ular biasa.

Tapi bagaimana jika ternyata karena nasib buruk, ular sudah menggigit dan ternyata ular tersebut beracun ?

Jika anda bukan pawang ular dan tidak kenal jenis-jenis ular dan tidak kebal ular maka sebaiknya seriuslah jika terjadi hal ini. Ular akan menggigit manusia jika terganggu. Gunung adalah habitat ular, dan ular bisa ada di mana saja, maka sebaiknya manusia yang mengalah untuk tidak mengganggu habitat ular.

Jika tergigit ular maka hal-hal yang dapat dilakukan adalah :

Jangan panik, karena kepanikan akan mempercepat denyut jantung dan mempercepat racun ular.
Segera ikat bagian atas dan bawah gigitan untuk melokalisir racun ular. Normalnya bagian yang tergigit ular adalah kaki, risiko terbesar jika racun menyebar dan parah selain kematian adalah amputasi, pastikan bahwa bagian yang tergigit bukan bagian leher karena akan kesulitan membuat ikatan atas dan bawah luka, dan akan lebih kesulitan lagi jika harus terjadi amputasi.
Posisikan bagian tubuh yang tergigit ular lebih rendah dari jantung untuk mengurangi penyebaran racun ular.
Kurangi gerak badan, hemat energi, banyak gerak akan mempercepat peredaran racun.
Bawa ke rumah sakit terdekat secepatnya.
Dan terakhir, ketika anda naik gunung dengan perbekalan yang cukup, berdoalah semoga tidak bertemu ular. Selamat bertemu ular!
source : pendakigunung.org
Read More...


Tuesday, 5 May 2015

Inilah 5 Gunung Yang Bisa Didaki Dalam Satu Hari

06:04 No Comments

Setidaknya ada 5 gunung yang bisa didaki dan tidak membutuhkan waktu lama, cukup sehari saja untuk mencapai puncaknya. Dikumpulkan dari berbagai sumber, inilah 5 gunung yang bisa didaki dalam satu hari.

1. Gunung Prau
Destinasi pertama adalah Gunung Prau yang ada di Wonosobo, Jawa Tengah. Gunung ini termasuk cocok untuk para pelajar, yang notabene belum berpengalaman. Cukup dengan perjalanan 3 - 4 jam, Anda sudah sampai ke puncak untuk menikmati pemandangan yang dijamin spektakuler!

www.belantaraindonesia.org
Prau 
Untuk mendaki Gunung Prau, setidaknya ada 3 jalur yang bisa Anda lewati. Jalur tersebut antara lain, jalur Patak Banteng, Dieng Wetan dan Kalilembu. Tinggal pilih mau jalur yang mana. Walaupun perjalanan agak sedikit terjal, namun semuanya tetap seru! Apalagi mendakinya bersama teman - teman sepermainan.

Gunung Prau ini semakin jadi pilihan bagi para pecinta alam, yang didominasi anak - anak muda untuk berakhir pekan. Jadi jangan heran ketika mendaki Gunung Prau, ketemunya anak muda yang usianya sebaya juga. Tunggu apalagi? Ayo daki Gunung Prau!

2. Gunung Bromo
Siapa yang tidak kenal Bromo? Destinasi satu ini memang untuk semua umur. Namun lihatlah di sekitar, di sini Anda akan dengan mudah menemui anak muda lalu lalang karena Bromomemang cocok banget untuk anak muda!

www.belantaraindonesia.org
Bromo 
Momen yang paling dinanti saat berada di Bromo tentu saja menanti munculnya sang Golden Sunrise dengan latar belakang Gunung Batok dan lautan pasir. Pemandangannya dijamin spektakuler!

Selain menikmati pemandangan, biasanya anak muda akan menjelajahi lautan pasir dengan menyewa mobil offroad. Atau bisa juga menyewa kuda untuk berkeliling sekitar area. Kapan lagi naik kuda di Bromo?

3. Gunung Papandayan 
Gunung berikutnya tentu saja Gunung Papandayan. Tak lengkap rasanya jika menyebut gunung khusus anak muda tanpa menyebut Gunung Papandayan. Gunung ini sedang eksis di kalangan anak muda karena cukup mudah untuk didaki dan pemandangannya indah.

www.belantaraindonesia.org
Papandayan 
Ada Hutan Mati, Tegal Alun dengan padang Edelweissnya, serta Pondok Saladah sebagai kemping ground favorit para pendaki. Semuanya bisa Anda nikmati jika sedang mendaki Gunung Papandayan.

Dengan ketinggian hanya 2.665 Mdpl, Anda bisa mendaki Papandayan hanya dalam waktu sehari saja. Jika ke sini, jangan lupa siapkan waktu di akhir pekan dan ajaklah teman - teman terdekat untuk menikmati Papandayan bersama.

4. Gunung Sindoro
Gunung keempat ada di Jawa Tengah, tepatnya di Temanggung berbatasan dengan Magelang dan Wonosobo. Namanya Gunung Sindoro. Saudara kembar dari Gunung Sumbing ini memang menawarkan pemandangan yang indahnya tak terbantahkan.

www.belantaraindonesia.org
Sindoro 
Anda bisa melihat sunrise dari puncak dengan latar belakang gunung lain, seperti Sumbing,Merbabu hingga Gunung Merapi di Yogyakarta pun bisa terlihat dari sini, jika cuaca sedang cerah.

Setelah selesai mendaki Sindoro, Anda bisa manfaatkan waktu tersisa untuk menuju ke Yogyakarta atau Semarang karena jaraknya dekat.

5. Gunung Cikuray
Gunung terakhir adalah Gunung Cikuray yang berlokasi di Garut, Jawa Barat. Gunung ini memiliki ketinggian 2.821 Mdpl. Memang bukan tergolong gunung yang tinggi, namun Cikuray ini kecil - kecil cabe rawit.

www.belantaraindonesia.org
Cikuray 
Meskipun tidak terlalu tinggi, tetapi Gunung Cikuray banyak diminati pendaki karena memang memiliki tantangan lebih. Tak salah jika pendaki Cikuray rata - rata anak muda berusia di bawah 30 tahun. Anak muda memang suka tantangan!

Perjalanan agak terjal itu sebanding dengan pemandangan yang nantinya bisa Anda nikmati di Puncak Cikuray. Konon katanya, sunrise di Cikuray ini paling indah di antara jajaran gunung lain di daerah Jawa Barat. Seperti negeri di atas awan! Anda harus coba sendiri mendaki Cikurayuntuk membuktikan kebenarannya. Tertarik?
Read More...


Saturday, 25 April 2015

5 Gunung Indonesia Dengan Rute Pendakian Terindah

13:01 No Comments

berikut ini saya akan memberikan artikel tentang 5 Gunung Indonesia Dengan Rute Pendakian Terindah

5 Gunung Indonesia Dengan Rute Pendakian Terindah ini hanyalah salah satu dari sekian banyak unik dan indahnya alam gunung Indonesia. Letak geologis Indonesia memiliki posisi yang unik, yaitu, berada di pusat tumbukan Lempeng Tektonik Hindia - Australia, Lempeng Eurasia danLempeng Pasifik, sehingga banyak bermunculan gunung - gunung dengan panorama alam yang indah di kawasan Indonesia.

Berikut beberapa gunung yang memiliki keindahan alam dan menjadi destinasi favorit para pendaki Indonesia maupun Internasional.

1 Pegunungan Jayawijaya
Tidak salah jika para pendaki gunung memiliki keinginan besar untuk menggapai puncak tertinggi di Indonesia sekaligus di kawasan Oceania, Pegunungan Jayawijaya atau juga dikenalPegunungan Cartenz ( 4.800 Mdpl ).

www.belantaraindonesia.org

Terletak di Papua Barat, Pegunungan Cartenz merupakan deretan pegunungan yang terbentang memanjang di tengah Pulau Papua, dengan puncaknya bernama Cartenz Pyramide. Pegunungan Cartenz masuk dalam jajaran Tujuh Puncak Dunia ( Seven Summit ).

Sehingga banyak pendaki gunung dari penjuru dunia datang ke Gunung Cartenz untuk merasakan satu - satunya gunung di Indonesia yang puncaknya di selimuti salju abadi. Meskipun terletak di ketinggian yang berselimut salju di puncaknya, pegunungan ini ternyata terbentuk karena adanya pengangkatan dasar laut yang terjadi ribuan tahun yang lalu.

Ini dibuktikan dengan ditemukannya fosil kerang laut yang dapat dilihat di batuan gamping di pegunungan tersebut. Sehingga tak heran bila pegunungan ini menjadi surga bagi ahli Geologi selain surga bagi para pendaki gunung. 

2. Gunung Rinjani
Berlokasi di Pulau Lombok, Gunung Rinjani ( 3.726 Mdpl ) merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dan sekaligus sebagai puncak tertinggi di kepulauan Nusa Tenggara dan Bali. Di bagian barat kerucut Gunung Rinjani terdapat Segara Anak, sebuah danau di ketinggian 2000m dengan luas 11 juta m persegi dan kedalaman 230 m.

www.belantaraindonesia.org

Air yang mengalir dari danau ini membentuk air terjun yang mengalir melewati jurang yang curam. Di tempat ini biasanya digunakan untuk berkemah dan memancing karena banyak terdapat ikan mas dan mujair. Untuk mencapai puncak Gunung Rinjani dibutuhkan waktu sekitar 3 hari 2 malam. Namun, perjuangan melalui medan yang berat terbayar sempurna dengan pemandangan alam yang indah bagi para pendaki .

Dari puncak Rinjani ini, kalian dapat melihat jelas Gunung Agung di Bali, Gunung Ijen - Merapidi Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa saat cuaca bagus di pagi hari.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Gunung Rinjani adalah pada bulan Juni - Agustus. Untuk menuju Gunung Rinjani kalian dapat menggunakan kendaraan umum dari Mataram menuju ke desa Sembalun ataupun desa Senaru sebagai gerbang pendakian Gunung Rinjani.

3. Gunung Kelimutu 
Terletak di Pulau Flores, NTT, Indonesia, Gunung Kelimutu ( 1.639 Mdpl ) merupakan gunung berapi yang memiliki fenomena alam yang unik dengan kehadiran Danau Tiga Warna di puncak Gunung Kelimutu. Luas ketiga danau itu sekitar 1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik.

www.belantaraindonesia.org

Warna - warna danau tersebut selalu berubah seiring dengan perjalanan waktu. Fenomena alam Danau Tiga Warna, sampai sekarang masih menjadi misteri para ahli geologi dunia karena tidak dapat dipastikan perubahan warna pada danau tersebut. Namun, bagi masyarakat lokal percaya bahwa, setiap warna pada Danau Tiga Warna memiliki arti masing - masing dan kekuatan alam yang cukup besar.

Danau atau Tiwu Kelimutu di bagi atas tiga bagian yang sesuai dengan warna – warna yang ada di dalam danau. Danau berwarna biru atau “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” merupakan tempat berkumpulnya jiwa - jiwa muda - mudi yang telah meninggal.

Danau yang berwarna merah atau “Tiwu Ata Polo” merupakan tempat berkumpulnya jiwa - jiwa orang yang telah meninggal dan selama ia hidup selalu melakukan kejahatan / tenung. Sedangkan danau berwarna putih atau “Tiwu Ata Mbupu” merupakan tempat berkumpulnya jiwa - jiwa orang tua yang telah meninggal.

4. Gunung Semeru
Puncak tertinggi di Pulau Jawa terletak di Puncak Mahameru, Gunung Semeru ( 3.676 Mdpl ). Gunung Semeru terletak di perbatasan antara kota Malang dengan Lumajang. Untuk mencapai Puncak Mahameru diperlukan waktu sekitar empat hari. Tentunya dengan waktu tempuh tersebut, kita harus mempersiapkan segala kebutuhan perjalanan kita secara matang.

www.belantaraindonesia.org

Menyusuri lereng bukit yang ditumbuhi bunga Edelweiss, cemara, padang rumput dan pinus merupakan menu visual yang menghiasi pendakian kalian menuju Puncak Mahameru. Melewati Ranu Kumbolo, sebuah danau yang berada pada ketinggian 2.400 m dengan luas 14 ha memberikan panorama alam indah yang dapat menyaksikan matahari terbit disela - sela bukit.

Namun ketika sampai di wilayah Arcopodo, sebuah wilayah vegetasi terakhir di Gunung Semeru, sebaiknya semua barang bawaan yang membebani ditinggal. Karena pendakian menuju Puncak Mahameru melewati bukit pasir yang curam dan mudah merosot.

Waktu terbaik untuk mendaki Puncak Mahameru adalah dinihari sekitar jam 2 pagi, sebab pada siang hari gas beracun mulai berhembus dari kawah Jonggring Saloka. 

5. Gunung Kerinci
Gunung Kerinci ( 3.805 Mdpl ) adalah gunung berapi tertinggi di Indonesia yang masih aktif. Keindahan panorama yang natural dengan kekayaan flora dan fauna di temui mulai dari dataran rendah hingga puncak gunung Kerinci.

www.belantaraindonesia.org

Tak hanya untuk dinikmati tetapi sangat baik untuk melakukan penelitian dan pendidikan. Pendakian ke puncak gunung Kerinci memakan waktu dua hari dimulai dari Pos Kersik Tuo.

Di kawasan gunung Kerinci juga terdapat surga tersembunyi, Danau Gunung Tujuh, sebuah telaga dengan kawah di ketinggian 2000m dikelilingi perbukitan di sekitar Kerinci yang hampir tak tersentuh.
Read More...


Trip Adventure Indonesia Copyright © 2013
Powered by Blogger Published.. Blogger Templates